24 Tim ERT Tunjukkan Kemampuan Terbaik pada Day 1 Challenge IMERC 2026

BALIKPAPAN — Sebanyak 24 Emergency Response Team (ERT) dari perusahaan pertambangan dan industri di Indonesia serta Australia mulai menunjukkan kemampuan terbaik mereka pada hari pertama Challenge Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 Hosted by PT Putra Perkasa Abadi (PPA). Challenge berlangsung pada Jumat (7/8) di Training Ground Garuda Rescue Nusantara (GRN), Kalimantan Timur.

Memasuki hari pertama kompetisi, para peserta menghadapi berbagai skenario penyelamatan yang dirancang menyerupai kondisi darurat di lapangan. Setiap tantangan menguji kemampuan teknis, kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan, penerapan prosedur keselamatan, serta kekompakan tim dalam menghadapi situasi kritis.

Setelah resmi dibuka melalui Opening Ceremony pada Kamis (6/8), sebanyak 24 tim berkompetisi dalam enam nomor pada hari pertama, yakni Theory Test, Road Crash Rescue, Underwater Rescue & Recovery, Vertical Rescue, Confined Space Rescue, dan Structural Fire Fighting.

Seluruh skenario dirancang untuk menguji kesiapan peserta dalam merespons berbagai kondisi kedaruratan secara terukur dan profesional. Tidak hanya dituntut menguasai keterampilan penyelamatan, setiap tim juga harus mampu berkomunikasi dan berkoordinasi secara efektif untuk memastikan setiap tindakan dilakukan secara aman dan tepat.

Wadah Berbagi dan Meningkatkan Kompetensi

Emergency Response Team dari Australia, Northern Star Resources Ltd, mengeluarkan korban dari dalam mobil pada challenge Road Crash Rescue.

Lebih dari sekadar kompetisi, IMERC 2026 juga menjadi ruang bagi para rescuer untuk saling berbagi pengalaman, menyamakan persepsi, dan meningkatkan kompetensi dalam penanganan keadaan darurat.

Ketua Steering Committee IMERC 2026, Dr. David Winowatan, mengatakan bahwa semangat tersebut menjadi salah satu tujuan utama penyelenggaraan IMERC.

“Garuda Rescue Nusantara merupakan rumah bagi seluruh rescuer Indonesia. IMERC ini menjadi ajang untuk saling berbagi, saling menyamakan persepsi, dan meningkatkan kompetensi. Yang belum mengerti dapat bertanya, sementara yang sudah mengerti dapat berbagi,” ujar David.

Semangat berbagi tersebut juga menjadi bagian penting dari upaya membangun budaya keselamatan yang tidak hanya kuat di lingkungan industri, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Terbuka untuk Masyarakat

Emergency Response Team dari Australia, Northern Star Resources Ltd, mengeluarkan korban dari dalam mobil pada challenge Road Crash Rescue.

IMERC 2026 juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan secara langsung proses kompetisi dan berbagai simulasi penyelamatan. Seluruh rangkaian kegiatan di Training Ground GRN dapat disaksikan secara gratis.

Masyarakat dapat melihat langsung bagaimana para ERT menghadapi berbagai skenario keadaan darurat sekaligus mendapatkan gambaran mengenai pentingnya kesiapsiagaan, disiplin, komunikasi, dan kerja sama dalam situasi kritis.

Pengunjung juga dapat menikmati berbagai produk dari UMKM lokal yang turut berkolaborasi dalam penyelenggaraan IMERC 2026. Dengan demikian, masyarakat dapat menjadikan kunjungan ke Training Ground GRN sebagai kegiatan edukatif sekaligus rekreatif bersama keluarga maupun rekan.

Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung, rangkaian kompetisi juga dapat disaksikan melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi Garuda Rescue Nusantara.

Kompetisi akan berlanjut pada Day 2 Challenge, Sabtu (8/8), dengan para peserta kembali berhadapan dengan lima nomor challenge, yaitu Road Crash Rescue, Underwater Rescue & Recovery, Vertical Rescue, Confined Space Rescue, dan Structural Fire Fighting.

IMERC 2026 berlangsung pada 6–9 Agustus 2026 sebagai hasil kolaborasi Garuda Rescue Nusantara dengan Mining Emergency Rescue Competition (MERC) Australia, serta dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Melalui penyelenggaraan IMERC 2026, Garuda Rescue Nusantara berharap ajang ini dapat menjadi wadah berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi ERT, memperkuat jejaring dan kolaborasi antar responden darurat, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya keselamatan di industri dan masyarakat.

Dengan membuka kompetisi kepada publik, IMERC juga membawa pesan bahwa keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat merupakan tanggung jawab bersama. Disiplin, kompetensi, komunikasi, dan kolaborasi menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang lebih siap, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan.