Sebagai upaya meningkatkan kompetensi tanggap darurat di sektor pertambangan, Garuda Rescue Nusantara (GRN) bersama 3M Indonesia dan Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI), dengan dukungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sukses menggelar Workshop Batch IV Confined Space Rescue (Pengetahuan Dasar Memasuki Ruang Terbatas) pada 19–20 Juni 2026 di Garuda Rescue Nusantara, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Workshop ini menjadi bagian dari komitmen GRN dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang tanggap darurat, khususnya kemampuan penanganan insiden di ruang terbatas (confined space), yang merupakan salah satu risiko dengan tingkat bahaya tinggi di industri pertambangan maupun sektor industri lainnya.
Tingginya antusiasme peserta terlihat dari kehadiran 41 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Keberagaman asal peserta menunjukkan semakin besarnya perhatian perusahaan terhadap pentingnya peningkatan kompetensi penyelamatan di ruang terbatas sebagai bagian dari budaya keselamatan kerja.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan mengenai identifikasi bahaya ruang terbatas, prosedur keselamatan sebelum memasuki area confined space, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga teknik penyelamatan sesuai standar. Materi disampaikan melalui kombinasi sesi teori, diskusi, dan praktik lapangan.
“Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan mengikuti workshop ini. Fasilitas dan peralatannya sangat lengkap, sementara para instruktur menyampaikan materi secara detail dan mudah dipahami. Ilmu yang kami peroleh tentu akan sangat bermanfaat saat diterapkan di tempat kerja,” ujar Andry Ferdika, peserta workshop asal Papua.Workshop menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang keselamatan dan penyelamatan, yaitu Fazrian Eka selaku Area Sales Manager 3M Indonesia, Supakin Sangchanintara sebagai Safety Trainer Specialist sekaligus Training Manager 3M Indonesia, serta instruktur Garuda Rescue Nusantara, Hendrik Aprianto dan Agung Prasetyo.
Sebagai pusat pelatihan tanggap darurat yang terbuka untuk berbagai sektor industri, Garuda Rescue Nusantara terus berupaya menghadirkan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kolaborasi bersama berbagai mitra strategis, GRN mendorong terciptanya tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi dalam menghadapi situasi darurat secara cepat, tepat, dan aman.
Dengan terselenggaranya Workshop Confined Space Rescue Batch IV, Garuda Rescue Nusantara berharap semakin banyak perusahaan dan praktisi keselamatan yang memiliki pemahaman mengenai bahaya ruang terbatas serta mampu menerapkan prosedur kerja yang aman untuk mencegah kecelakaan kerja.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Garuda Rescue Nusantara dalam mendukung peningkatan kualitas kompetensi Emergency Response Team (ERT) di Indonesia, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, profesional, dan siap menghadapi berbagai kondisi darurat.